Bismillahirrhmanirrohiim..
Kemaren baru aja setting load balancing 2 line speedy menggunakan mikrotik RB 750. Berikut caranya.
1. Pastikan service pppoe clientya dah jalan. Bisalah setting sendiri.
Gini tampilanya kalo dah bisa connect. Lihat dah ada angka-angkanya..
Setelah kedua pppoenya jalan, tahap selanjutnya itu tahap yang utama yaitu load balance.
Pertama-tama buat Mangle
/ip firewall mangle
add action=mark-connection chain=input comment=”NEW Load Balance” connection-state=new disabled=no in-interface=\
pppoe-speedy1 new-connection-mark=speedy1 passthrough=yes
add action=mark-connection chain=input comment=”" connection-state=new disabled=no in-interface=pppoe-speedy2 \
new-connection-mark=speedy2 passthrough=yes
add action=mark-routing chain=output comment=”" connection-mark=speedy1 disabled=no new-routing-mark=speedy1 passthrough=\
no
add action=mark-routing chain=output comment=”" connection-mark=speedy2 disabled=no new-routing-mark=speedy2 passthrough=\
no
add action=mark-connection chain=prerouting comment=”" disabled=no dst-address-type=!local in-interface=lokal \
new-connection-mark=speedy1 passthrough=yes per-connection-classifier=both-addresses-and-ports:2/0
add action=mark-connection chain=prerouting comment=”" disabled=no dst-address-type=!local in-interface=lokal \
new-connection-mark=speedy2 passthrough=yes per-connection-classifier=both-addresses-and-ports:2/1
add action=mark-routing chain=prerouting comment=”" connection-mark=speedy1 disabled=no in-interface=lokal \
new-routing-mark=speedy1 passthrough=yes
add action=mark-routing chain=prerouting comment=”" connection-mark=speedy2 disabled=no in-interface=lokal \
new-routing-mark=speedy2 passthrough=yes
Setelah itu Buat NAT seperti biasanya.
/ip firewall nat
add action=masquerade chain=srcnat comment=”masquerade lokal network” disabled=no src-address=”ip lokal anda”
Setelah itu buat route.
/ip route
add comment=”" disabled=no distance=1 dst-address=0.0.0.0/0 gateway=pppoe-speedy2 routing-mark=speedy2
add comment=”" disabled=no distance=1 dst-address=0.0.0.0/0 gateway=pppoe-speedy1 routing-mark=speedy1
add comment=”" disabled=no distance=1 dst-address=0.0.0.0/0 gateway=pppoe-speedy1
add comment=”" disabled=no distance=1 dst-address=0.0.0.0/0 gateway=pppoe-speedy2
Berikut beberapa screen shoot hasil load balance.
















35 tanggapan kepada “Load balancing 2 speedy menggunakan mikrotik.”
taufik
Agustus 12th, 2010 pada 10:12
kalau modemnya di set 1 buah ppoe dan satu lagi bridge, apakah sama skema load balancenya bro. saat ini aku coba versi seperti itu. link modem ok tapi koneksi yang jalan cuma satu.( modem yang di set bridge). apa bisa di bantu
sigit
Agustus 13th, 2010 pada 01:50
Saya belum pernah mencoba yang seperti itu seh, tp seharusnya bisa, yang penting itukan di mangglenya, dsitulah proses pemberian tanda, mana pakcet yang mo diloadbalance/ dibagi lewat jalur mana paket itu akan lewat. apa itu lwat ppoe atau lwat jalur bridge (lan/interface yang menuju modem bridge) sebagai tambahan info jumlah bandwidth dari load balance itu tidak sama dengan operasi matematika seperti 512+512=1024, tp 512+512=512+512. Yang terjadi dsini hanya process pembagian packet aja. yang jadi pertanyaan tu, kenapa ngga semuanya pake pppoe/dial lewat router?? kasihan tu modemnya..
topo
Agustus 13th, 2010 pada 13:30
saya udah coba pake mangle yang di atas. hasilnya. pembagian tidak merata. acces internet cendrung lewat modem yang di set PPoe.sementara itu modem yang di set bridge tidak bisa akses ke beberapa situs : youtube,facebook,terutama situs luar negri.saat test ping dilakukan, tidak ada masalah. saat ini saya menggunakan router board 750.cuman punya bekal ilmu dari om google.
sigit
Agustus 14th, 2010 pada 02:25
skemanya seh tetep sama. coba lihat di firewall>>connenction, liat dibagian connection mark, apakah dsitu ada paket dari kedua jalur internet yang berasal dari spidi mode pppoe dan bridge. misal kalo di manggle kmu kasih internet1 dan internet2 maka harusnya dsitu ada connection mark internet1 dan internet2. Perhatikan juga ip routenya. ma’af kalo kurang bisa membantu..
topo
Agustus 14th, 2010 pada 03:54
apa boleh saya lihat skema natnya. sebenarnya udah jalan. hanya saja. ada beberapa situs lewat jalur modem Bridge tidak jalan. sperti facebook,youtube. kalau saya buka situs detik dan yahoo bisa cepat.
sigit
Agustus 15th, 2010 pada 05:44
nat sudah sya tambahkan. Silahkan dilihat lg
marjeges
Agustus 17th, 2010 pada 06:49
setelah saya coba. hasil nya seperti ini bro. tapi 10 menit kemudian modem yang di set PPOE langsung turun drastis. saya pake RB 750.
marjeges
Agustus 17th, 2010 pada 06:50
http://i949.photobucket.com/albums/ad340/topibaja/gambaranrouter.jpg
marjeges
Agustus 17th, 2010 pada 06:53
[IMG]http://i949.photobucket.com/albums/ad340/topibaja/gambaranrouter.jpg[/IMG]
marjeges
Agustus 17th, 2010 pada 06:55
berikut screenshootnya
http://i949.photobucket.com/albums/ad340/topibaja/gambaranrouter.jpg
eko
Februari 4th, 2011 pada 05:02
Saya belum jelas Bro. Saya pake Mikrotik RB450 cara setnya gimana?? 2 Line speedy dengan masing2 1 MB mau digabung biar bisa jadi 2 Mb gimana??? mohon bantuannya. kalo bisa via email sutrisno1982@yahoo.co.id. Terima kasih Bro.
sigit
Februari 5th, 2011 pada 01:34
dicoba aja dulu nanti kalo ada masalah tinggal sharing aja. konfigurasi ini jalan di mikrotik versi 3.30 keatas..
dimas
Mei 23rd, 2011 pada 15:17
malam mas.. salam kenal, saya dari sidoarjo. untuk ip firewall nat apa cuma buat satu aja?
terima kasih sebelumnya
sigit
Mei 26th, 2011 pada 07:26
iya.. 1 aj cukup..
jack aj
Agustus 6th, 2011 pada 20:21
setau saya… load balancing itu tidak bisa; 2 line isp (masing masing 1mb) trus stlh di LB bisa jadi 2mb. fitur LB sampai saat ini yg saya tau dan pernah saya baca infonya cuma bisa menggabung 2 line ISP. line 1 ttp main akses line 2 backup jika line 1 sudah full load. krg lbh bgitu. cmiiw. jika sdh ada tekhnik 1+1=2 saya juga mau bgt belajar itu…. thx
sigit
Agustus 8th, 2011 pada 01:57
memang betul dalam load balancing 1mb+1mb ngga sama dengan 2mb, tapi 1mb+1mb =1mb+1mb. Sudah pernah melakukan load balancing??
Mustafa
Agustus 23rd, 2011 pada 03:54
Mau Nanya Mas….
Aku Punya 2 Modem yang aku mau pasang di Mikrotik RB750G, Yang aku mau tanyakan untuk setingan Bridge. Aku setting Ip Modem Untuk Modem 1 Ipnya : 192.168.1 .1 sedangkan Untuk modem 2 Ipnya : 192.168.1.2 Benarkah dengan Settingan Modem saya sperti itu??
miftah
Oktober 19th, 2011 pada 00:18
Maaf Mas semuanya bisa bantua ane Bro ini sudah 3 hari Warnet Tutup hanyalah Masalah 2 Line Speedy saya belum jalan saya pake 2 MB 2 line jadi 4 MB butuh bantuan buat Gabungin dg RB450 ini kalau pake satu modem sudah bisa terus rencana saya tambah 1 line 2 MB lg.tolong manualnya kirim di email ya Bro miftakhul2009@gmail.com
sigit
Oktober 19th, 2011 pada 03:18
Kalau percaya sama saya silahkan kasih tau ip public sama user dan password mikrotik kamu nanti kalo sempet saya settingkan load balancingnya..
abdul hasan
Maret 26th, 2012 pada 03:07
om klo setingan load balance di gabung sama proxy squid bisa nda?
samsianto
November 10th, 2011 pada 07:18
makasih mas bro tut nya,,,saya mencoba dengan setingan 2 PPPoe diatas,, maka ada 1 buah router yang menjadi biru,,, dan koneksi terbeban pada 1 line saja???load balance ini berjalan apa bila satu gateaway down maka di ganti gateway laiinya,, ato membagi beban sama ke kedua interface PPPoenya????kalo membagi beban sama, pertanyaannya bagaimana setingg PPPoe nya sehingga aktif semua atau yang salah dengan setingan route nya ya??? sebelumnya terima kasih??? maaf masih newbi
sigit
November 10th, 2011 pada 09:09
kalau dibagi sama rata saya kira tidak bisa, coba baca artikel ini baik-baik http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=34
samsianto
November 10th, 2011 pada 12:24
yuppp, ternyata bisa mas???? ya memang ada selisihnya… maaf memang kurang baca dan mungkin memang ada yang salah rule nya, hehhehehhe lupa gak di samakan dengan sikon dsn???setelah tak coba,, memang awalnya gak kerasa karena requestnya sedikit, setelah banyak client yang ol ternyata baru kerasa,, thanks gan ????
Roy Sontoloyo
Desember 13th, 2011 pada 03:39
klo untuk RB750 untuk berapa user ya? soalnya di tempat sya ada 70 user
sigit
Desember 13th, 2011 pada 06:36
Kalau ditmpat saya skitar 35 useran kyaknya kalo banyak proses yang dijalanin itu bisa mengurangi performanya deh. Tapi ga tau juga, soalnya belum pernah ngetes dengan user sebanyak itu dengan rb750
rokhman
Januari 6th, 2012 pada 23:54
add action=mark-connection chain=prerouting comment=”” disabled=no dst-address-type=!local in-interface=lokal new-connection-mark=speedy1 passthrough=yes per-connection-classifier=both-addresses-and-ports:2/0
add action=mark-connection chain=prerouting comment=”” disabled=no dst-address-type=!local in-interface=lokal new-connection-mark=speedy2 passthrough=yes per-connection-classifier=both-addresses-and-ports:2/1
untuk yg !local itu apa ya?kok di rb750G ane ga bisa diisi itu.
sigit
Januari 7th, 2012 pada 01:07
!local ganti aja denga eth yang ke local
xmtechnilogyfino
Februari 8th, 2012 pada 23:52
bg sigit saya udah buat trik dari bg sigit tetap aja 1 line yang berjalan yang satunya tidak bantu bg udah 2 minggu warnet gak jalan bg pleasss
xmtechnilogyfino
Februari 8th, 2012 pada 23:55
bg sigit gak bisa jalan bg pakai trik bg
bantulah bg udah 2 minggu warnet gak jala sama pakai rb750 bg
sigit
Februari 9th, 2012 pada 02:07
silahkan kirim ip public nya ke layanantekno@gmail.com jangan lupa username sama password mikrotiknya nanti kalau ada waktu saya bantu.. soalnya saya juga kerja jadi bantunya kalo ada waktu aja.. 1 lagi load balancing itu baru terasa kalau banyak request dari user.. kalau cuma sedikit emang ga kerasa.. coba baca ini http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=34
xmtechnilogyfino
Februari 9th, 2012 pada 02:42
minta ym nya aja ada mas sigit
xmtechnilogyfino
Februari 9th, 2012 pada 02:44
sudah saya coba mas, tp hasilnya sama aja di conecsi mark nya cuma line 1 aja mas
xmtechnilogy fino
Februari 10th, 2012 pada 06:05
mohon bantuanya master…
ini script saya:
topology: adsl1 + adsl2——RB750——switch——client
ip client : 192.168.0.2
ip speedy 1 : 192.168.1.1
ip speedy 2 : 192.168.2.1
Interface :
Flags: D – dynamic, X – disabled, R – running, S – slave
# NAME TYPE
0 R ether1-public ether
1 R ether2-local ether
2 ether3 ether
3 ether4 ether
4 R ether5-public2 ether
5 R speedy1 pppoe-
6 R speedy2 pppoe-
ip address:
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 192.168.1.2/24 192.168.1.0 192.168.1.255 ether1-public
1 192.168.0.1/24 192.168.0.0 192.168.0.255 ether2-local
2 192.168.2.2/24 192.168.2.0 192.168.2.255 ether5-public2
3 D 180.247.21.228/32 180.247.20.1 0.0.0.0 speedy2
4 D 180.247.20.43/32 180.247.20.1 0.0.0.0 speedy1
ip firewall mangle pr
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
0 chain=input action=mark-connection new-connection-mark=modem1 passthrough=yes
connection-state=new in-interface=ether1-public
1 chain=input action=mark-connection new-connection-mark=modem2 passthrough=yes
connection-state=new in-interface=ether5-public2
2 chain=output action=mark-routing new-routing-mark=jalur1 passthrough=no
connection-mark=modem1
3 chain=output action=mark-routing new-routing-mark=jalur2 passthrough=no
connection-mark=modem2
4 chain=prerouting action=mark-connection new-connection-mark=modem1 passthrough=yes
dst-address=192.168.0.1 per-connection-classifier=both-addresses-and-ports:2/0
5 chain=prerouting action=mark-connection new-connection-mark=modem2 passthrough=yes
dst-address=192.168.0.1 per-connection-classifier=both-addresses-and-ports:2/1
6 chain=prerouting action=mark-routing new-routing-mark=jalur1 passthrough=yes
in-interface=ether2-local connection-mark=modem1
7 chain=prerouting action=mark-routing new-routing-mark=jalur2 passthrough=yes
ip route pr
Flags: X – disabled, A – active, D – dynamic,
C – connect, S – static, r – rip, b – bgp, o – ospf, m – mme,
B – blackhole, U – unreachable, P – prohibit
# DST-ADDRESS PREF-SRC GATEWAY DISTANCE
0 A S 0.0.0.0/0 speedy1 1
1 A S 0.0.0.0/0 speedy2 1
2 A S 0.0.0.0/0 speedy2 1
3 DS 0.0.0.0/0 180.247.20.1 1
4 DS 0.0.0.0/0 180.247.20.1 1
5 ADC 180.247.20.1/32 180.247.21.228 speedy2 0
speedy1
6 ADC 192.168.0.0/24 192.168.0.1 ether2-local 0
7 ADC 192.168.1.0/24 192.168.1.2 ether1-public 0
8 ADC 192.168.2.0/24 192.168.2.2 ether5-public2 0
ip firewall nat pr
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
0 chain=srcnat action=masquerade out-interface=speedy1
1 chain=srcnat action=masquerade out-interface=speedy2
kira2 ada yg salah dimana ya ??…
terima kasih sblmnya
Toney,Li
Januari 25th, 2013 pada 02:10
I intended to create you one very little observation
to help say thank you the moment again with the nice suggestions you’ve contributed on this site. It has been simply shockingly open-handed with you giving unreservedly precisely what a number of us would have made available for an electronic book to get some cash on their own, particularly now that you might well have tried it if you ever considered necessary. The advice as well acted like a easy way to recognize that someone else have the same keenness the same as my personal own to figure out whole lot more around this condition. I believe there are some more fun occasions in the future for individuals who discover your website.
Alessandro,Hood
Januari 25th, 2013 pada 07:39
Thank you a lot for giving everyone a very breathtaking opportunity to read in detail
from this site. It is often very beneficial and as well , jam-packed
with a great time for me personally and my office co-workers to
visit your blog particularly three times per week to find
out the fresh stuff you have. Of course, I’m so certainly astounded with the stunning pointers you serve. Selected 3 areas in this article are really the best we have all ever had.
1 Trackbacks / Pingbacks
Membuat Load Balancing Speedy Menggunakan Mikrotik « kaskus addict Mei 27th, 2011 pada 10:02
[...] source No Comments – Leave a comment [...]